Kebakaran terjadi pukul 09.00 WITA dan api baru bisa dikuasai pukul 10.30 WITA. Informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar, asal mula api dari lumbung padi yang berisi tumpukan kardus bekas.
Api kemudian membesar dan menjalar dengan cepat ke bangunan sekitar yang terbuat dari kayu. Warga berusaha memadamkan api dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, tujuh unit mobil pemadam langsung tiba di lokasi kejadian.
"Setelah mendapat informasi, tim langsung bergerak ke lokasi," ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar, Fida Hurasani.
Tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, hanya saja kerugian materiil yang dialami diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Ditambahkan oleh Kapolsek Tenggarong, AKP Sukardi saat dihubungi korankaltim.com, pihaknya juga sudah mengirimkan anggota ke lokasi kejadian.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, kalau dugaan sementara berdasarkan laporan anggota di lapangan, api berasal dari korsleting listrik," ungkap AKP Sukardi.
Diketahui, peristiwa kebakaran ini terjadi saat warga sedang bergoyong royong mempersiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tidak jauh dari lokasi kejadian sehingga, warga yang melihat kobaran api langsung bergegas berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Editor Aspian Nur