Organisasi yang dipimpin Thauhid Afrilian Noor itu mewadahi seluruh masyarakat adat Kutai yang berjumlah 100-an orang lebih ini. Adapun Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah didaulat menjadi Panglima Pore.
Pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang susunan pengurus Kerapatan Pore Sempekat Keroan Kutai oleh Panglima Muda, DR Sabran untuk kemudian seluruh nama anggota yang dipanggil naik ke atas panggung dan menempatkan diri.
Pengukuhan dilakukan Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura didampingi Panglima Pore, Bupati Kukar dan dilanjutkan penyerahan bendera/panji Kerapatan Pore Sempekat Keroan Kutai yang diserahkan Sultan kepada Panglima Pore kemudian meneruskannya ke Petinggi Pore.
Thauhid mengatakan, Sempekat Keroan Kutai ini adalah organisasi untuk urang Kutai yang tugas utamanya melestarikan mengembangkan dan menjaga budaya Kutai di tanah Kutai. "Ini tugas cukup berat dengan kondisi zaman yang sekarang. Namun kita optimis membangun kekuatan kembali untuk sebuah basis berpikir agar anak-anak muda mengenal budayanya, berkat dorongan dukungan pak Bupati melalui dedikasi Kukar Berbudaya, Kutai Kartanegara mendapatkan peringkat 1 penghargaan Panji Budaya dari Pemprov Kaltim," ucap Thauhid.
Untuk diketahui, pelantikan kepengurusan Sempekat Keroan Kutai ini dipadupadankan dengan kemeriahan pelaksanaan Kaseh Selamat Sultan Kutai yang pada pekan ini genap berusia 73 tahun. Rangkaian kegiatan dipusatkan di Kedaton Kutai dan menyuguhkan berbagai macam kreasi seni tari, pertunjukan budaya dan festival khas Kutai serta pihak kesultanan menyediakan lapak-lapak untuk pelaku UMKM ekonomi kreatif.
Editor: Maruly Z