Asap hitam ini berasal dari bangunan ruko yang terbuat dari kayu, terbakar besar hingga menyebabkan dua ruko hangus dan beberapa kendaraan juga terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kukar yang menerima informasi ini langsung sigap dan bergegas menuju lokasi kejadian untuk bisa memadamkan api yang semakin membesar.
"Ada empat unit mobil pemadam dan personil sebanyak 10 orang dikerahkan menuju lokasi. Dibantu dengan relawan dan juga balakarcana serta warga sekitar," ungkap Kepala Disdamkar Matan Kukar, Fida Hurasani kepada Korankaltim.com siang tadi.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.00 WITA. Namun kerugian yang dialami oleh korban ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian tetapi diduga terjadi karena korsleting listrik. Hal Ini disampaikan anak pemilik ruko yang terbakar yang menyebut melihat ada api dari bagian atas/plapon bangunan.
Adapun material yang terbakar terdiri dari dua unit ruko, satu mobil dan lima unit motor, perhiasan serta surat-surat berharga milik korban. Barang-barang tersebut tidak sempat lagi diselamatkan karena api sudah semakin membesar melahap bangunan.
Editor: Aspian Nur