ZN yang berusia 33 tahun menginap di sebuah penginapan di Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara namun setelah masuk kamar pria yang berdomisili di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara itu tak keluar kamar.
Awal kematian ZN diketahui saat penjaga penginapan tak mendapat jawaban dari dalam kamar yang disewa pria itu yang sehari setelah menginap tepatnya pada Sabtu (6/1/2024) sempat terdengar suara teriakan dari dalam kamarnya.
"Sesuai keterangan penjaga penginapan, ZN ini memesan kamar dan masuk penginapan hari Jumat (5/1/2024) pekan lalu," kata kata Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman melalui Kanit Inafis Satreskrim Polres Kukar Ipda Rastra Elfra kepada Korankaltim.com Senin (8/1/2024).
Malam hari keesokan harinya atau malam Minggu sekitar pukul 21.00 WITA hingga tiga jam setelahnya pukul 00.00 WITA penjaga penginapan sempat terdengar suara teriak seperti mengerang kesakitan. Si Penjaga sempat mengetuk pintu kamar tetapi tidak dijawab.
Hari Minggu (7/1/2024), penjaga kembali mengetuk kamar namun kembali tidak mendapatkan jawaban. Tetapi pada malam harinya, kembali terdengar teriakan dari dalam kamar yang didengar penghuni kamar lainnya. Karena penasaran tak mendapat jawaban, penjaga penginapan berinisiatif membuka pintu kamar dengan kunci cadangan selain itu batas jatuh tempo masa menginap juga sudah habis.
"Saat pintu dibuka ZN ditemukan dalam posisi tertulungkup dan tidak bergerak. Penjaga menduga ZN telah meninggal dunia dan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian," ujar Rastra lagi.
Saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan kunci kamar sesuai kamar dan juga kunci motor milik ZN. Sementara di tempat sampah dalam kamar itu ditemukan 3 hingga 4 bungkus racun tikus. Pada tubuh almarhum juga secara kasat mata ada tanda-tanda keracunan karena ada pembengkakan dan keluar kotoran di anus juga mulut mengeluarkan cairan yang bercampur darah. "Ada ditemukan juga botol bekas air mineral yang dipotong setengah berisi cairan hitam, diduga racun tikus," sebut Rastra.
Berdasarkan keterangan saksi, sempat terlihat sekilas wanita yang keluar dari kamar ZN namun ini belum bisa dipastikan karena tidak ada kamera CCTV sehingga tidak diketahui jelas identitas wanita tersebut.
"Didalam kamar ditemukan juga sebuah surat wasiat untuk ibu dan bapaknya. Isinya hanya meminta maaf dan berterima kasih kepada orangtuanya," ungkap Rastra.
Surat tersebut tidak menyebutkan secara rinci karena apa, hanya terima kasih telah membesarkan. Serta bertuliskan memang waktunya untuk meninggalkan hidup. "Untuk penyebab pasti kematian masih diselidiki, saat ini mayat divisum dulu di rumah sakit untuk diketahui lebih jelas kematiannya karena bunuh diri atau ada penyebab lain," tutup Rastra.
Editor: Aspian Nur