Sebagai wahana baru, tentu saja lokasi ini langsung diserbu masyarakat tak hanya dari Kota Raja tapi juga daerah lain Senin (1/1/2024) hari ini. Masyarakat yang datang seperti biasa, mengabadikan momen di lokasi yang dekat dengan Jembatan Kutai Kartanegara tersebut.
"Sehabis berkunjung ke tempat keluarga, tadi langsung kesini untuk melihat Menara Tuah Himba yang baru diresmikan," kata Rina, pengunjung dari Kota Samarinda.
Menara Tuah Himba ini memang baru dioperasikan setelah rampung dikerjakan pada tahun 2023. Dengan landmark baru ini diharapkan mampu menjadi daya tarik pengunjung untuk datang ke Kutai Kartanegara khususnya ke Kecamatan Tenggarong.
Meskipun kawasan bundaran Menara Tuah Himba ini belum sepenuhnya 100 persen selesai namun kawasan tersebut sudah bisa beroperasi dan didatangi masyarakat.
"Belum 100 persen selesai, nanti akan ditambah lagi, dibuatkan pagar disekitarnya. Selain itu juga akan dibuatkan kawasan kuliner atau pujasera dan juga pembangunan gedung Kekraf," ucap Edi Damansyah usai meresmikan menara tersebut.
Menara Tuah Himba yang terdiri dari tiga bagian ini memiliki filosofi dimana tiga bagian tersebut menggambarkan elemen kehidupan, yakni bagian atas yang berarti langit, bagian tengah yang berarti manusia dan bagian bawah yang berarti tanah atau air.
Peresmian dirangkai dengan digelarnya kegiatan renungan atau muhasabah diri. Kegiatan ini dilangsungkan bersama dengan masyarakat yang memadati kawasan bundaran Menara Tuah Himba menjelang pergantian tahun 2023 menuju 2024.
Editor: Aspian Nur