Untuk diketahui, SPM bidang kesehatan merupakan ketentuan mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan pemerintahan wajib yang berhak diperoleh setiap warga negara secara minimal. SPM dilaksanakan berdasarkan Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standard Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standard Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan.
"Sejak pandemi mulai mereda, kami mencermati permasalahan yang menjadi penyebab belum optimalnya capaian SPM bidang Kesehatan di Kukar. Setelah mulai menemukan akar masalahnya, dilakukan upaya pembelajaran sebagai bagian dari peningkatan kompetensi staf pengelola program SPM. Selanjutnya komitmen anggaran pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Daerah,” jelas Kepala Dinkes Kukar, Martina Yuliana kepada korankaltim.com, Selasa (26/12/2023).
Dia menyatakan, Dinkes Kukar berkomitmen mewujudkan SPM bidang kesehatan Kukar, salah satunya adalah dengan penyediaan Dashboard Monev (monitoring evaluasi) capaian SPM yang dapat diakses dengan mudah.
“Dalam 2 tahun terakhir menunjukkan hasil yang meningkat secara signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Capaian SPM pada tahun 2022 menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan kumulatif capaian sebesar 99,9 persen,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian SPM bidang kesehatan Kukar untuk pelayanan kesehatan ibu hamil sebesar 91,96 persen, pelayanan kesehatan ibu bersalin 94,53 persen, pelayanan kesehatan bayi baru lahir 97,24 persen, pelayanan kesehatan balita 84,39 persen, pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar 100 persen, pelayanan kesehatan pada usia produktif 91,94 persen, pelayanan kesehatan pada usia lanjut 90,59 persen, pelayanan kesehatan penderita hipertensi 100 persen, pelayanan kesehatan penderita diabetes melitus 100 persen, pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat 100,84 persen, pelayanan kesehatan orang terduga tuberculosis 138,38 persen, dan pelayanan kesehatan orang dengan risiko terinfeksi virus yang melemahkan daya tahan tubuh manusia (HIV-AIDS) 108,98 persen.
"Sedangkan untuk tahun 2023, tren capaian SPM kesehatan menunjukkan peningkatan dari tahun 2022. Karena ini belum tutup tahun, kita belum bisa melakukan cut-off data, tapi kami optimis bahwa capaian nya akan lebih baik dari tahun 2022," tegas Dokter Yuli.
Editor: Maruly Z