Kepala Diarpus Kukar, Aji Lina Rodiah mengatakan, kegiatan ini bertujuan ajakan secara massif kepada masyarakat agar lebih disiplin dalam menjaga arsip.
“Pameran ini bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih memelihara arsipnya agar tetap terjaga karena arsip kan identik dengan aset, arsip melayang aset juga bisa melayang,” kata Rodiah kepada korankaltim.com, Minggu (24/12/2023).
Dipilihnya kawasan CFD ini karena setiap akhir pekan sebagian besar masyarakat Kota Tenggarong bahkan luar Kota hadir berkumpul untuk berolahraga bersantai bersama menikmati suasana sejuk di pagi hari.
“Di sini tempat berkumpulnya masyarakat, jadi kami mengajak untuk selalu menjaga arsipnya, apalagi kita punya inovasi ‘Si Jaka’ siap jaga arsip keluarga, kita memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana arsip itu sangat penting, seperti yang kita pamerkan ini mulai dari zaman-nya kesultanan sampai sekarang masih ada arsip-arsipnya,” ungkapnya.
Selain itu juga mengajak kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi, Diarpus juga menyiapkan Perpustakaan kunjung keliling dan banyak dikunjungi anak-anak untuk meminjam buku dan duduk membaca di lokasi pameran. Sembari memamerkan berbagai arsip, Diarpus Kukar juga mengajak masyarakat untuk sering berkunjung ke perpustakaan daerah, sehingga tingkat literasi masyarakat meningkat.
Dengan kegemaran masyarakat dalam membaca meningkat, otomatis pengetahuan dan kecerdasan masyarakat juga semakin meningkat. “Harapannya masyarakat turut menggaungkan selalu literasi, alhamdulillah sekarang kunjungan masyarakat ke perpustakaan itu setiap harinya meningkat, ada saja sekolah-sekolah rutin bergiliran berkunjung, jadi rakyat Kukar bukan hanya banyak tapi juga meningkat kecerdasannya,” demikian Rodiah.
Editor: Maruly Z