Edi juga berkesempatan memberikan arahannya pada upacara bersama yang kemudian dirangkai penyerahan penghargaan kepada pegawai Perumda Tirta Mahakam yang sudah mengabdi selama 20 tahun.
Selain itu ada pula pemberian penghargaan kepada pencatat water meter terbaik dan pelepasan karyawan yang memasuki purna tugas yakni atas nama Zulkifli dan Anwar. Pada saat itu, Edi juga memotong nasi tumpeng didampingi Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno dan menyerahkannya ke salah seorang pegawai yang purna tugas.
Dalam perayaan HUT ke-32 ini, Perumda Tirta Mahakam mengambil tema 'melayani dengan hati', oleh karenanya salah satu yang menjadi konsen kerja bersama untuk peningkatan layanan yaitu peningkatan sumber daya manusia (SDM) seperti amanat yang disampaikan oleh bupati.
"SDM ini adalah hal yang sangat fundamental dan pokok menurut kami, aset yang besar itu adalah meningkatkan SDM yang kita miliki harus selalu kita tingkatkan," kata Suparno didampingi Kasubag Humas, Wahono.
Karena menurutnya berapapun biaya yang kita keluarkan kalau tidak ditangani oleh SDM yang mumpuni, juga tidak akan mengena sasaran. Selain SDM, kemudian data yang tepat juga harus ditujukan bersama.
"Pak bupati juga menekan bahwa saat ini teknologi sudah terbuka, kita mau tidak mau juga harus masuk ke ranah itu, kalau tidak mengikuti perubahan percepatan teknologi informasi kita akan terlindas, salah satu point saya ambil begitu. Perubahan itu sulit tapi bisa dan yakin dengan kekuatan yang kita miliki," sebutnya.
Sementara itu, Adapun dua karyawan yang memasuki purna tugas adalah kepala ranting di Desa Embalut dan Desa Tanjung Batu. Menyikapi ini, pihak Perumda juga telah menyiapkan generasi penerus, dimana pola pengkaderan dari manajemen sudah memiliki sinergitas keberlanjutan serta terus dilakukan oleh Perumda Tirta Mahakam, baik pucuk pimpinan maupun hingga di jajaran staf.
Editor: Maruly Z