Ketua Dharma Wanita Kutai Kartanegara Yulaikah Sunggono menyebut sebagai istri ASN maka wajib menjadi anggota Dharma Wanita. “Dharma Wanita harus terus hadir bagi kemajuan daerah khususnya dalam bidang pendidikan ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan program kerja yang ada," ucap Yulaikah.
Hal ini disampaikan Yulaikah saat melantik pengurus Dharma Wanita Unsur Pelaksana Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanegara di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Rabu (29/11/2023) hari ini.
Yulaikah berterima kasih kepada seluruh istri pejabat ASN DPMD yang kini menjadi pengurus Dharma Wanita DPMD Kutai Kartanegara. "Terima kasih karena bersemangat dan penuh tanggungjawab sebagai istri ASN,” imbuhnya.
"Bangga sekali karena dari beberapa OPD yang ada DPMD sudah melaksanakan pengukuhan kepengurusan. Meskipun masa bakti tercantum satu tahun tapi Dharma Wanita tetap menjalankan organisasinya sampai kapanpun dan wajib menjalankan program Dharma Wanita," tegas Yulaikah.
Pengukuhan dan pelantikan dihadiri Penasehat Dharma Wanita Kutai Kartanegara Maslianawati Edi Damansyah dan Kepala DPMD Kukar Arianto. Adapun yang menjabat sebagai Ketua Dharma Wanita Unsur Pelaksana DPMD ialah Meli Susanti Arianto dan usai pengukuhan dilanjutkan dengan pembekalan seminar parenting dengan tema menciptakan keterbukaan dan keharmonisan hubungan orang tua dan anak di era digital.
“Kami sangat bangga sekali ibu penasehat, ibu bupati yang juga ketua tim penggerak PKK Kukar hadir langsung pada pengukuhan hari ini," kata Yulaikah.
Penasehat Dharma Wanita Kukar ini lanjut Yulaikah sangat penting peranannya bagi kemajuan Kukar, karena tidak hanya mengayomi namun juga terus berkeliling sampai ke tingkat desa-desa.
“Perjuangan beliau luar biasa, alhamdulillah beliau bisa hadir dan ini suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Dharma Wanita,” sebutnya.
Editor: Aspian Nur