Arianto mengatakan dengan adanya RT diharapkan mampu membantu melaksanakan peranan pemerintah dalam memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat dilingkungannya, dalam hal ini masyarakat Desa Santan Ulu.
Dia berharap masing-masing RT mengedepankan rasa peduli, peka dan tanggap untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dan memberikan layanan yang terbaik untuk masyarakat dengan mempermudah urusannya.
RT harus lebih peduli, peka dan tanggap, serta lakukan kerja sama dengan petugas keamanan seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa dan lainnya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pak RT beserta perangkatnya yakni Sekretaris dan Bendahara ini adalah ujung tombak pemerintahan, sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. Kontribusi RT sangat luar biasa, maka dari itu bersama kita bergotong royong dan bekerja sama dalam mengawal pembangunan, betulungan etam bisa sesuai tagline yang selalu digaungkan oleh Pak Bupati etam,” harapnya.
Sebagai informasi ada sebanyak 20 ketua RT, 20 sekretaris dan 20 bendahara RT yang dilantik. Kepala Desa Santan Ulu, Heri Budianto berharap agar apa yang sudah diberikan pemerintah melalui program 50 juta per-RT ini bisa dimaksimalkan dengan baik untuk pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“50 juta per RT itu yang berbentuk program itu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan di desa, memberikan kemudahan untuk pendataan seperti pembelian HP, roda dua, pengadaan laptop dan memang ini yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Desa Santan Ulu memiliki 1200-an KK dengan sekitar 4.700 jiwa. Diharapkan ke depannya semua RT dan semua program pemerintah ini bisa termaksimalkan serta kinerjanya dari para ketua RT yang sudah dilantik ini bisa ditingkatkan. (*/kk)
Editor: Maruly Zainuddin