Pihaknya juga akan lebih fokus menyalurkan talenta sepakbola asli Kukar ketimbang gambar-gembor untuk sesegera mungkin promosi ke liga 1. Mengingat semangat awal diorbitkannya kembali klub legendaris ini adalah untuk menjembatani pesepakbola muda asal Kukar agar bisa menggapai mimpinya bermain bola secara profesional.
“Ke depan akan kita lakukan rekrutmen kepada para pemain-pemain bertalenta Kukar, untuk bergabung ke dalam skuat Persikukar FC,” ujar Rendi.
“Dengan talenta yang dimiliki di Kukar, kita optimis untuk bisa mengikuti Kompetisi di liga 3 PSSI Wilayah Kaltim,” begitu pungkasnya.
Pemimpin muda itu dalam waktu dekat berencana membuka rekrutmen untuk menjaring pemain lokal bertalenta yang siap berlaga di kompetisi liga 3.
"Kita optimis bisa mengikuti kompetisi di liga 3 PSSI wilayah Kaltim. Ke depan kita lakukan rekrutmen pemain bertalenta Kukar untuk bergabung ke dalam skuat tim Persikukar FC," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, niat membangkitkan Persikukar FC memiliki sejumlah tujuan, yakni untuk mewadahi bakat pesepakbola muda asal Kukar yang siap menyalurkan talentanya ke jenjang profesional.
Mengingat, selama ini Kukar tidak pernah kehabisan pemain-pemain muda berbakat. Hanya saja, tidak banyak pemain yang punya kesempatan untuk bisa sampai ke jenjang tersebut.
“Kecuali mereka aktif ikut seleksi-seleksi di tim profesional. Tapi kalau mereka hanya ikut pertandingan saja, ya hanya selesai sampai disitu,” ungkap Ali.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pendaftaran Persikukar FC ke liga 3. Jika tidak ada kendala, klub yang punya sejarah panjang dalam dunia sepakbola di Kukar ini akan mulai berkompetisi pada perhelatan liga 3 musim ini.
“Saat ini kan kita masih proses pendaftaran dulu. Hanya tingga melengkapi administrasi dan membahas masalah manajemen serta pembiayaan," kata Aji Ali Husni.
Secara regulasi, lanjutnya, pemerintah daerah masih diperbolehkan untuk mengambil peran dalam menaungi klub yang berkompetisi di liga 3. Namun demikian, Dispora Kukar ingin menggandeng perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar untuk ikut mengambil peran dalam mengorbitkan klub sepakbola sarat sejarah ini.
"Masih kita bicarakan lebih lanjut soal pembiayaan ini, karena tidak bisa murni dari Pemkab Kukar saja. Kami berencana menggandeng perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan olahraga di Kukar,” tandasnya. (*)
Editor: Maruly Zainuddin