
Dalam program ini, Koran Kaltim memberikan pelatihan jurnalistik kepada pelajar SMA sederjat yang ada di Tenggarong. Namun ada yang berbeda pada pelatihan kali ini karena diikuti petugas Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong yang dipimpin langsung Kepala Sub Bagian Umun, Slamet Hariadi. Pelatihan ini sendiri dibuka oleh Wakil Kepala (Waka) Bidang Kesiswaan SMKN 1 Tenggarong, Nur Wahyudi.
Direktur Koran Kaltim, Desman Minang Endianto mengawali sambutannya memberikan motivasi kepada peserta bahwa jika bicara jurnalistik ada tiga kuncinya, yakni kedisiplinan. “Seorang jurnalis harus disiplin, kita tidak tahu kapan waktu kegiatan, kapan ada acara mau diliput, kapan pejabat mau datang. Wartawan harus cepat harus tanggap,” katanya.
Kunci kedua, seorang jurnalis harus punya mental stabil, mental baik, tidak boleh emosian, karena tulisannya bakal melenceng, nanti bakal menyudutkan dan tidak berimbang, tidak sesuai UU Pers, harus sesuai dengan kenyataan.

Dan kunci ketiga yaitu keilmuan. Masuk menjadi jurnalis boleh siapapun, dari jurusan apapun, tidak harus sesuai jurusan. “Kalau jurnalis ini sepanjang keilmuannya mumpuni, tergantung pada diri sendiri. Pelatihan jurnalistik ini merupakan bentuk pengabdian dan bakti kepada masyarakat pembaca Koran Kaltim,” kata Direktur Koran Kaltim, Desman Minang Endianto.
Sementara Nur Wahyudi menyebutkan, peserta pelatihan terdiri dari empat jurusan dengan jumlah peserta 25 murid, beserta tiga guru BK. “Ini bisa jadi bekal setelah tamat dari SMK 1, ini kelas 3 sebentar lagi ujian dan jadi alumni. Pembelajaran ini bisa jadi bekal,” tegasnya.
Pada pelatihan ini, Desman Minang Endianto juga didaulat sebagai pembicara utama, Pemimpin Redaksi (Pimred) Koran Kaltim, Supiansyah membawakan materi pengenalan jurnalistik. Selanjutnya, editor/redaktur pusaranmedia.com, Bambang Irawan membawakan materi teknik penulisan berita serta editor/redaktur Koran Kaltim, Salehuddin Muhammad membawakan materi pelatihan fotografi.
Editor: Maruly Zainuddin
Yuk Tonton Videonya Sanak: