Disana, ratusan orang yang merupakan personel dari Polres Kutai Kartanegara mengikuti simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota sebagai persiapan jelang Pemilu Serentak tahun 2024 mendatang.
Ada 508 personel kepolisian terlibat dalam kegiatan yang diawali dengan apel gelar pasukan juga deklarasi perdamaian tersebut.
Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Hari Rosena mengatakan, kegiatan ini sesuai arahan Mabes Polri dan Polda Kaltim karena sebelumnya sudah mendahului gladi-gladi termasuk Tactical Floor Game (TFG), permainan taktikal sampai hari pelaksanaan nya ini.
"Kami melibatkan 508 personel, ada rayonisasi, didukung polsek," kata Hari kepada Korankaltim.com disela kegiatan hari ini.
Polres Kutai Kartanegara tetap menyiapkan pengamanan dalam situasi apapun dan diharapkan tidak terjadi konflik dan sebagainya.
Ketua KPU Kukar Purnomo hadir pada kegiatan ini Bersama Asisten I Setkab Kukar Akhmad Thaufik Hidayat dan undangan lainnya.
Purnomo mengungkapkan Deklarasi Damai untuk pelaksanaan Pemilu 2024 ini melibatkan Bawaslu, Polres, Partai Politik, Kodim 0906 dan masyarakat, karena memang Pemilu ini menjadi pekerjaan bersama, untuk sama-sama punya komitmen menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024.
Sosialisasi KPU menjadi penting dalam suksesnya demokrasi dan pelaksanaan pemilu ini agar masyarakat Kukar menghilangkan money politik dan hoaks.
"Perlu disadari bersama hari ini terkait hoaks juga butuh antisipasi, karena hoaks bisa beredar lewat smartphone, yang notabenenya masyarakat juga sudah melek digital," jelasnya.
KPU sudah melakukan beberapa Langkah bersama Bawaslu terkait sosialisasi pendidikan politik, sosialisasi kepada pemilih pemula yang muatannya menekan untuk menghilangkan money politik dan isu hoaks.
Editor: Aspian Nur