Ketua PMI Kutai Kartanegara Ismed menjelaskan, setiap tanggal 17 September Palang Merah Indonesia berulang tahun dan tahun ini sudah memasuki usia yang ke-78, usia yang sama dengan Kemerdekaan Republik Indonesia yang artinya gerakan kemanusiaan di Indonesia ini sudah berlangsung selama 78 tahun.
"Hari ini PMI Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan ada aksi senam bersama dan aksi donor darah juga, sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa hari. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada perangkat daerah dan lembaga yang sudah memberikan dukungan pada program PMI Idaman yaitu 'aksi donor darah mendatangi anda' jadi hari ini puncak kegiatan kami," papar Ismed kepada Korankaltim.com disela kegiatan pagi tadi.
PMI memberikan apresiasi kepada para pendonor aktif yang selama ini mungkin belum pernah dilakukan di Kutai Kartanegara yang meliputi tiga kategori secara berjenjang. Kategori pertama yaitu 10 kali pendonor aktif, kedua 25 kali pendonor aktif dan ketiga 50 kali pendonor aktif.
"Di PMI untuk pemberian penghargaan ada ketentuannya untuk 10 kali yang mengeluarkan penghargaan dari unit donor darah kabupaten, donor darah 25 kali ditandatangani ketua PMI kabupaten sedangkan untuk yang 50 kali ditandatangani ketua PMI Kalimantan Timur. Untuk pendonor mencapai 75 kali ditandatangani oleh ketua PMI pusat sedangkan yang untuk 100 kali dia mendapatkan Satya Lencana kemanusiaan dari presiden Republik Indonesia dan rangkaian itulah kami kemas secara santai tidak secara formil," paparnya.
Suksesnya kegiatan ini tentu tidak terlepas dari peran aktif yang terlibat yaitu PMR mulai dari pemula yakni tingkat SD, SMP, PMR tingkat Wira di SMA dan Korps Suka Rela bagi yang sudah lulus Sekolah Menengah Atas.
"Kami bangga dengan anak-anak di Kutai Kartanegara Alhamdulillah kami juga mengucapkan terima kasih dapat dukungan dari seluruh pihak termasuk doorprize yang begitu banyak sumbangan dari berbagai kalangan mulai dari perangkat daerah dari perbankan termasuk juga dari Koran Kaltim, terima kasih yang sudah memberikan sumbangannya berupa mesin cuci," sebut Ismed.
Selain itu juga ada dukungan dari media lainnya serta pihak kecamatan pun mereka bahu-membahu membantu PMI dengan mengetahui PMI bukan lembaga profit, PMI adalah sebuah organisasi kebersamaan kemanusiaan yang setiap orang pada saat kita sampaikan hal seperti ini langsung terketuk hatinya untuk sama-sama kita berbuat untuk PMI.
"Ini kebanggaan kami karena PMI Kabupaten Kutai Kartanegara disebut PMI Kalimantan Timur luar biasa. Ini pengalaman pertama jadi banyak evaluasi juga masih banyak kekurangan di PMI Kutai Kartanegara. Ini bukan akhir tapi ini terus berbenah yang intinya adalah untuk melayani masyarakat," pungkas Ismed.
Editor: Aspian Nur