Staf Ahli Menteri Pertahanan (Menhan) Bidang Ekonomi Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mayjen TNI Piek Subyakto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan revolusi mental dari Kabinet Indonesia Bersatu.
Kegiatan sosialisasi ini jelasnya bertujuan untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara untuk senantiasa cinta kepada tanah air, memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara setia pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan awal bela Negara.
“Nilai - nilai bela negara itulah yang diharapkan akan menjadi landasan sikap dan perilaku kita semua yang diaktualisasikan dalam kehidupan sehari - hari sesuai bidang dan profesi masing – masing,” kata Subyakto.
Sementara itu, Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan, sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara ini sangat penting, guna mengatasi dan mengantisipasi ancaman yang dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat, serta yang dapat menimbulkan terjadinya disintegrasi bangsa.
Menurutnya, sosialisasi yang sarat akan nilai dasar bela negara perlu dilaksanakan secara masif, terstruktur dan terkoordinasi melalui program pembinaan yang terintegrasi dalam keseluruhan sistem yang ada di tengah masyarakat.
Menurutnya, peran perangkat desa sangat diperlukan dalam melakukan pembinaan kesadaran bela negara di lingkup masyarakat, melalui pembiasaan dan keteladanan yang juga perlu dilakukan oleh para tokoh masyarakat melalui, pembiasaan dan pemberdayaan warga di rumah dan masyarakat, serta membentuk budaya masyarakat yang sarat akan sikap dan perilaku nyata terkait bela negara.
“Untuk itu kami berpesan, agar peserta mengikuti semua kegiatan sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, dan mengaplikasikan hasilnya di lingkungan masyarakat,” pesan Taufik.
Editor: Maruly Zainuddin