Karena sudah tujuh hari berada di lokasi karhutla, akhirnya BPBD Kutai Kartanegara pun harus melakukan pergantian personel yang bertugas memadamkan api.
"Kami sudah mendapat izin dari Kepala BPBD Kukar Setianto Nugroho Aji untuk menyiapkan dan mengirimkan tim pengganti karena anggota tim disana sudah bertugas selama satu minggu," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutai Kartanegara Abdal kepada Korankaltim.com Sabtu (9/9/2023).
Pertukaran tim ini dimaksudkan untuk menjaga kebugaran personel agar tidak mengalami penurunan kondisi, baik jumlah maupun kemampuan, mengingat jumlah personel Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kutai Kartanegara jumlahnya terbatas, hanya 34 orang. "Tim pengganti berjumlah 10 orang, membawa beberapa peralatan tambahan untuk menambah kekuatan di lapangan," jelas Abdal lagi.
Karhutla di Desa Sabintulung diketahui sudah berlangsung sejak Sabtu (2/9/2023) pekan lalu. BPBD Kutai Kartanegara mengerahkan tim yang berjumlah 8 orang untuk bisa memadamkan api namun hingga saat ini kebakaran masih terus terjadi dikarenakan lokasi terbakar merupakan kawasan lahan gambut yang tentunya secara karakteristik sulit untuk dipadamkan.
Upaya pemadaman ini tidak hanya dilakukan oleh BPBD semata, bantuan penanganan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari TNI-Polri, masyarakat sekitar, perusahaan serta Manggala Agni Daops Kalimantan XII/Paser.
Luasan lahan yang terbakar tersebut berkisar kurang lebih tiga hektare. "Namun sampai hari ini belum ada laporan terbaru lagi, karena masih terdapat titik api yang terus bertambah dan lokasinya tersebar luas," tutupnya.
Editor: Aspian Nur