"Siang tadi (Karhutla) sudah berhasil ditangani oleh tim gabungan," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kukar, Abdal pada Rabu (30/8/2023).
Diketahui, luasan kebakaran lahan gambut yang terjadi sejak Senin (28/8/2023) malam lalu ini mencapai hingga 30 hektare. Dimana hamparan lahan gambut tersebut diketahui cukup berdekatan dengan kebakaran serupa pada beberapa hari lalu. "Kendala utamanya adalah akses lokasi yang sulit dilewati. Namun beberapa titik sudah berhasil dipadamkan," tegasnya.
Pemadaman ini juga terbantu dengan kondisi air pasang yang menggenangi disekitar kawasan lahan gambut, sehingga api bisa dengan cepat padam. Meskipun demikian, tim gabungan tetap melakukan pemantauan hingga waktu sore hari. "Setelah memastikan semuanya padam, tim masih memantau lokasi kebakaran hingga sore hari. Kemudian malam hari ini baru kembali ke satuannya masing-masing," bebernya.
Belum diketahui mengenai penyebab api yang membakar puluhan hektare lahan gambut tersebut. Namun ada kemungkinan hal ini disengaja oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya memikirkan kepentingan pribadi.
Untuk diketahui, keberadaan lahan gambut ini merupakan suatu ekosistem yang cukup penting bagi lingkungan. Karena lahan gambut memiliki cadangan karbon, cadangan air, maupun keanekaragaman hayati pada jumlah yang relatif besar. Selain itu jika terbakar maka akan berdampak luas bagi seluruh masyarakat dan juga dapat mencemari udara.
Editor: Maruly Zainuddin