Mulai dari perkembangan jumlah penduduk hingga pembangunan seperti perumahan dan sektor ekonomi lainnya. Namun, ditengah pesatnya perkembangan tersebut, ada satu permasalahan yang hingga kini masih belum tuntas terselesaikan.
"Yakni masalah banjir yang sering terjadi ketika musim penghujan maupun ketika hujan deras turun. Khususnya bagi warga yang berada di Jalan Tambak Rel," kata Lurah Baru, Bayu Ramanda Baninugraha saat membuka kegiatan jalan santai di RT 14 Tambak Rel pada Minggu (27/8/2023).
Untuk permasalahan banjir ini diharapkannya bisa segera terselesaikan karena menghambat aktivitas masyarakat. Mengingat untuk penanganan masalah banjir ini tentunya memerlukan biaya yang besar. "Ya harapan kami permasalahan banjir ini bisa dibantu oleh pemerintah daerah dan juga DPRD Kukar," tuturnya.
Ditambahkan Ketua Rukun Tetangga (RT) 14 Kelurahan Baru, Agus Sofyan yang tinggal di Jalan Tambak Rel. Permasalahan banjir akibat hujan ini sering kali dirasakan oleh warganya dan meminta agar bisa mendapat perhatian dari pemerintah.
"Kalau sekarang di musim kemarau ya tidak ada banjir. Tapi kalau sudah musim hujan lebat, sudah pasti jalan dan rumah warga tergenang air," ucapnya.
Penanganan banjir ini juga pernah dijanjikan oleh Bupati Kukar, oleh karenanya diharapkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan banjir ini bisa terealisasikan.
Lebih lanjut, Pemkab melalui Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Wiyono bersama dengan anggota Komisi III DPRD Kukar beberapa waktu lalu diketahui telah berkunjung ke wilayah tersebut. Kunjungan ini untuk mengecek dan melihat serta merencanakan solusi penanganan banjir di kawasan permukiman warga ketika diguyur hujan.
"Harapan kami adalah perencanaan penanganan banjir bisa terselesaikan di tahun 2023 ini. Sehingga bisa direalisasikan pengerjaannya di APBD murni tahun 2024," harapnya.
Editor: Maruly Zainuddin