Status Bencana Karhutla di Kutai Kartanegara Belum Masuk Level Siaga
1 menit baca527 kali dibaca

Penulis: M Yasin Handayan
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diketahui cukup sering terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara dalam beberapa pekan terakhir.
Hal ini diakui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara. Meski begitu jumlah karhutla tersebut masih dalam batas aman dan masih tertangani dengan baik.
"Memang dalam puncak musim kemarau dari prakiraan di bulan Agustus-September ini telah terjadi karhutla. Tetapi jumlah karhutla ini belum berpengaruh terhadap penetapan status siaga bencana," kata Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Setianto Aji kepada Korankaltim com Selasa (22/8/2023).
Penetapan status siaga ataupun darurat bencana ini dipengaruhi beberapa hal, diantaranya rekomendasi teknis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), jumlah titik panas yang terus berkembang, banyaknya jumlah karhutla, kabut asap, tidak adanya hujan, kekeringan panjang dan gagal panen.
"Belum ada penetapan ke status siaga ataupun darurat bencana. Jadi statusnya sekarang masih normal, ini juga sudah kami sampaikan ke pemerintah daerah pada Senin (21/8/2023) kemarin," ucap Aji lagi.
Akan tetapi musim kemarau tahun 2023 d memang lebih kering dibanding tiga tahun terakhir. Ini disebabkan fenomena El Nino dan juga Indian Ocean Dipole (IOD) yang menyebabkan suhu permukaan air laut meningkat tidak teratur.
"Jadi semua sekarang sudah berpikir dan bersiap untuk memperkuat sumber daya kalau ada indikasi kemarau panjang," tutupnya.
Editor: Aspian Nur










