Titik api tersebut sempat terekam dari video pengendara motor yang melintas di seberang pulau dan tersebar di grup aplikasi WhatsApp.
Dikonfirmasi Korankaltim.com kepada Koordinator Pengelola Tempat Wisata Pulau Kumala, Yuli Asriadi melalui sambungan telepon malam ini, Yuli mengakui memang ada titik api yang membesar di sisa lokasi pembersihan.
"Iya, memang ada aktivitas membakar dan ini sebenarnya sudah dijaga untuk tidak meluas oleh anggota kebersihan di dalam pulau," jelas Yuli.
Namun saat proses pembakaran sudah selesai dan dipadamkan dengan menyiramkan air ternyata masih ada sisa pembakaran yang belum sepenuhnya padam dan tertiup oleh angin kencang.
"Jadi api sedikit membesar dan merambat sekitar 5-10 meter. Petugas keamanan yang ada langsung bergegas memadamkan api tersebut," kata Yuli lagi.
Informasi titik api ini juga diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Kartanegara yang mengirimkan anggota ke lokasi.
"Saat tiba di Pulau Kumala api sudah padam dan ditangani oleh petugas keamanan tempat wisata," kata koordinator lapangan (korlap) SAR BPBD Kukar, Eko Surya Winata. Dikonfirmasi terpisah.
Editor: Aspian Nur