Iring-iringan kereta kencana berjalan dari kawasan Jam Bentong di bawah Jembatan Kukar menuju halaman kantor Bupati Kukar sebagai lokasi pelaksanaan upacara.
Usai tiba di lokasi upacara, duplikat bendera Merah Putih yang pernah dikibarkan di Istana Negara ini disambut dengan dentuman bunyi meriam sebanyak 17 kali, dilanjutkan dengan pembacaan salinan teks Proklamasi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara Abdul Rasid serta dikibarkannya duplikat bendera Merah Putih yang menjadi identitas dan simbol kedaulatan negara.
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah yang menjadi inspektur upacara menyampaikan, HUT ke-78 RI tahun ini merupakan momentum untuk semakin meningkatkan kesatuan dan persatuan.
"Khususnya bagi Kabupaten Kutai Kartanegara, terutamanya dalam menyambut IKN (Ibu Kota Nusantara) harus sama-sama untuk belajar, mendisiplinkan diri dan meningkatkan kompetensi, karena persaingannya juga sudah terbuka," kata Edi dalam sambutannya.
Edi berpesan kepada generasi-generasi muda agar semakin meningkatkan diri dengan keterampilan dan ilmu pengetahuan sehingga dapat ambil bagian dalam pembangunan IKN sebagai upaya dalam mengisi kemerdekaan guna menjadikan bangsa Indonesia semakin kuat.
"Memang kita punya semangat punya tekad tapi harus selalu dimulai bagaimana meningkatkan kompetensi. Tidak hanya pendidikan formal tapi juga pendidikan vokasi agar mampu berdaya saing," tutup Edi.
Editor: Aspian Nur