Anak pertama dari dua bersaudara, pasangan Gunawan (44) dan Nuryati (37) ini merupakan calon siswa (Casis) Polri pengiriman asal Polres Kutai Kartanegara (Kukar) dan dinyatakan lulus terpilih pada seleksi penerimaan anggota Polri tingkat Polda Kaltim di sidang kelulusan, Selasa (18/7/2023) malam lalu di Dome Balikpapan.
Dari daftar awal hingga akhir sidang kelulusan, dirinya berangkat sendiri tanpa didampingi orangtua. Tekadnya sangat kuat untuk mewujudkan mimpinya sejak kecil sebagai anggota polisi dengan tujuan ingin membahagiakan orangtua dan mengangkat harkat martabat keluarga.
"Tujuan saya untuk membahagiakan kedua orang tua saya dan menjadi contoh untuk adik saya bahwasanya saya mampu untuk menjadi anggota polisi," kata Erik pada korankaltim.com, Minggu (23/7/2022).
Erik mengaku sempat ragu dengan upaya ingin mewujudkan cita-citanya ini. Dia berpikir mendaftar polisi itu susah. "Ternyata tidak, saya sudah mempersiapkan jasmani saya dari awal, karena ini merupakan cita-cita saya, mulai dari lari, pull up, push up, shit up dan juga berenang, serta saya juga mengikuti bimbingan latihan dari Polres Kukar dan Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Kukar," ungkapnya.
Di Dispora itu Erik dan anak-anak Kukar lainnya mendapat banyak pelajaran seperti bimbingan Computer Assisted Test (CAT) akademik, CAT psikologi, tes kesehatan dan juga jasmani.
Ditahapan bimbingan latihan program kolaborasi Dispora dan Polres Kukar ini, Erik mendapatkan banyak sekali pengalaman sehingga dirinya bisa menjalani tes sesungguhnya dengan lancar. "Dan mendaftar kemarin di rekrutmen Polri saya sama sekali tidak dipungut biaya," terangnya.
Sementara itu ayah Erik, Gunawan merasa bangga karena anak laki-lakinya yang bercita-cita jadi polisi menjadi kenyataan. "Sudah dibuktikan anakku, suatu kebanggaan bisa menjunjung harkat martabat orangtua, saya bangga dengan anakku yang jadi polisi, sedangkan bapaknya itu seorang petani," ucap Gunawan.
Hal senada ditambahkan ibunda Erik, Nuryati bahwa selama mempersiapkan tes, Erik rutin lari dari subuh, dan push up sebelum berangkat ke sekolah.
Sang ibu berharap setelah Erik nantinya bertugas menjadi abdi negara bisa membangun rumah sendiri, karena rumah yang mereka tempati saat ini statusnya bukan milik pribadi. Ibunya juga berharap Erik bisa membantu biaya sekolah adiknya yang masih berusia 6 tahun termasuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Erik sendiri akan mengikuti pendidikan pada gelombang kedua, tepatnya pada Januari 2024. Kabag SDM Polres Kukar, Kompol Teguh Joko Sriyono menyampaikan, Polres Kukar di setiap penerimaan Polri sebelumnya telah melaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Dispora keliling ke seluruh kecamatan.
Sosialisasi ini bertujuan untuk bisa merekrut putra-putri Kukar untuk menjadi Polisi. Selama ini pihaknya bersama Dispora melaksanakan bimbingan latihan agar pelajar Kukar mengetahui tes apa saja yang akan dihadapi untuk bisa menjadi seorang polisi.
Editor: Maruly Zainuddin