“Kegiatan rakor dan pembentukan tim NRW Cabang Tenggarong ini bertujuan untuk menurunkan tingkat kehilangan air atau NRW di Perumda Tirta Mahakam cabang Tenggarong,” kata Direktur Utama Suparno didampingi Kasubag Humas, Wahono kepada korankaltim.com Rabu (12/7/2023).
Dalam rakor Tim NRW ini telah dibentuk lima divisi agar percepatan kualitas layanan bisa terealisasi dengan baik. Lima divisi itu ialah Divisi Manajemen Fisik, Divisi Manajemen Non Fisik, Divisi Pengaturan Tekanan dan Valve, Divisi Patroli, dan Divisi Perlengkapan.
“Kelima divisi ini adalah satu kesatuan kerja bersama dalam tim, jadi antara divisi yang satu dan lainnya harus saling bersinergi dengan baik agar kerja Tim NRW dalam upaya menekan angka kebocoran air ini bisa terukur dan terstruktur,” sebut Suparno lagi.
Untuk diketahui, kehilangan air (Non Revenue Water/NRW) merupakan suatu masalah dalam pengelolaan pelayanan air bersih atau air minum perpipaan. Permasalahan kehilangan air ini mengakibatkan kerugian yang cukup besar baik untuk perusahaan daerah air minum (Perumda) maupun bagi masyarakat sebagai konsumen.
Beberapa kerugian yang terjadi akibat permasalahan kehilangan air antara lain adalah berkurangnya keuntungan Perumda, berkurangnya kuantitas dan tekanan air yang dapat digunakan oleh konsumen serta turunnya kualitas air minum yang didistribusikan kepada konsumen.
Editor: Aspian Nur