Pasalnya, di daerah tersebut terlihat kabel listrik yang bergelantungan dan meteran listrik yang dipasang jauh dari rumah warga.
Kabel listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) dipasang dengan hanya ditopang sebuah kayu kecil yang dikhawatirkan bisa terkelupas bahkan jatuh menjuntai ke tanah yang melewati areal persawahan dan membahayakan keselamatan warga.
Belum lagi dengan meteran listrik yang dipasang jauh dari rumah warga dan hanya berada di pinggir jalan poros.
"Panjang kabel sekitar 200-500 meter masuk ke dalam sebelum sampai ke rumah warga. Selain itu, meteran listriknya juga dipasang diluar saja, tidak sampai masuk ke dalam rumah warga," kata Ketua RT 20 Kelurahan Maluhu, Keriyanto saat dihubungi Korankaltim.com, Minggu (9/7/2023) hari ini.
Warga sudah menyampaikan permohonan kepada PLN agar bisa dipasang tiang listrik untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.
Begitu juga dengan ditaruhnya meteran listrik ini jauh dari rumah warga. Selain tidak bisa mengontrol aliran listrik, meteran listrik ini cukup berbahaya jika sampai terkena langsung guyuran hujan.
"Kalau meteran tersebut terkena air, bisa saja ada setrum yang dapat membahayakan warga yang melintas," ucap Keriyanto.
"Kami sudah sampaikan permohonan ini lurah untuk bisa disampaikan kepada PLN tapi sampai sekarang belum ada tiang listrik yang terpasang sehingga meteran listrik ini belum bisa dipindah ke rumah warga," bebernya.
Selama ini warga setempat hanya bergotong royong untuk mencarikan tiang penyangga dari kayu agar kabel tersebut tidak sampai jatuh ke tanah ataupun di areal persawahan warga.
Warga juga membuatkan tempat dengan atap untuk meteran listrik yang hanya dipasang di pinggir jalan.
"Harapannya bisa segera terealisasi karena ini cukup membahayakan warga jika terus dibiarkan lama," ujar Keriyanto.
Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro saat dikonfirmasi mengakui adanya permohonan warga terkait tiang listrik di wilayahnya. Pihak kelurahan juga sudah menyampaikan hal ini kepada PLN agar bisa dibantu.
"Tapi sampai sekarang belum ada konfirmasi lebih lanjut dari PLN. Kami tetap upayakan hal ini, harapan kami bisa segera dipasang tiang listrik sehingga meteran tersebut bisa dipindah juga dan tidak berada di pinggir jalan," ujar Tri.
Editor: Aspian Nur