"Kutai Kartanegara ini merupakan wilayah terbesar penyumbang produksi pertanian khususnya padi di Kaltim," sebut Isran saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kukar yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Kukar Wiyono.
"Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada gubernur beserta seluruh unsur pemerintahan Pemprov Kaltim atas perhatian dan bantuan tepat guna ini," kata Wiyono.
Wiyono menyampaikan capaian produktivitas dalam sektor pertanian tahun 2022 lalu dimana Kutai Kartanegara dapat menghasilkan 106.117,23 ton gabah kering giling yang jika dikonversikan menjadi beras sebesar 61.725,02 ton. Capaian ini diperoleh dari lahan pertanian seluas 26. 444,70 hektare yang tersebar di seluruh Kutai Kartanegara.
"Dengan bantuan dan kegiatan hari ini, bersama-sama untuk meningkatkan capaian produktivitas beras di Kaltim pada musim panen tahun 2023 dan musim-musim panen mendatang," sebut Wiyono.
Alsintan yang diberikan antara lain, hand tractor roda dua dan combine harvester dari Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH), alat perlengkapan masak kantin dan pembuat roti dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian.
Kemudian vaksin rabies, Jembana dan obat-obatan serta fasilitas mini ranch dan kandang jepit dari Dinas Peternakan Kesehatan Hewan, Obat-obatan dan Vitamin dari Dinas Kesehatan Pemprov Kaltim.
Selanjutnya, bantuan Keuangan Dana Desa dan BUMDes dari DPMD Kaltim, bantuan sosial terencana kepada penyandang disabilitas, veteran RI dan janda veteran, lembaga sosial anak/lansia serta hibah rumah ibadah 2 masjid dan 1 gereja dari Biro Kesra Pemprov Kaltim. Dan juga dari Dinas Kominfo Pemprov Kaltim yang memberikan bantuan jaringan internet untuk 9 desa di Kutai Kartanegara.
Editor: Aspian Nur