Namun tak disangka, hanya beberapa jam tim pencarian mendapatkan laporan adanya penemuan jasad mengambang di Sungai Mahakam, yang membuat mereka langsung bergerak ke lokasi dimaksud.
Benar saja, ternyata jasad yang ditemukan tersebut adalah Irmansyah, pemuda berusia 47 tahun, warga Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilaporkan jatuh dan tenggelam di Sungai Mahakam sejak kemarin.
Awalnya pencarian terhadap Irmansyah dilakukan Tim SAR Gabungan dengan menyusuri Sungai Mahakam sejauh empat kilometer sekaligus mengimbau kepada warga sekitar yang mungkin melihat Irmansyah agar menghubungi mereka.
"Pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian dan juga kearah hilir sungai," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta Minggu (2/7/2023) sore tadi kepada Korankaltim.com.
Karena pencarian tak membuahkan hasil dan matahari mendekati tenggelam, tim memutuskan menghentikan sementara upaya pencarian dan melanjutkannya pada Senin (3/7/2023) besok.
Saat malam hari, tim SAR Gabungan yang telah menghentikan sementara upaya pencarian mendapat laporan penemuan jasad di sungai sehingga langsung berangkat menuju lokasi dan ternyata benar, jasad tersebut adalah pria yang mereka cari sejak kemarin.
"Almarhum ditemukan sejauh tiga kilometer dari lokasi kejadian awal dia terjatuh dan tenggelam, ditemukan sekitar pukul 19.45 WITA dalam kondisi meninggal dunia," Kasi Operasi Basarnas Kaltim Basri menjelaskan secara terpisah malam ini.
Tubuh Irmansyah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka menggunakan perahu ketinting/ces.
Irmansyah diketahui jatuh ke Sungai Mahakam pada Sabtu (1/7/2023) pagi saat dirinya sedang menyikat gigi di sebuah toilet tepi sungai alias jamban. Sebelum jatuh, pria itu sempat berteriak dan didengar oleh satu warga di lokasi kejadian.
Namun saat didatangi ternyata Irmansyah sudah tidak ada di jamban dan diduga tenggelam sehingga warga tadi meminta tolong kepada warga lain. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, almarhum diketahui memiliki riwayat kesehatan penyakit epilepsy atau penyakit ayan.
Editor: Aspian Nur