Empat rumah dilalap api dalam musibah yang terjadi diperbatasan RT ini, dengan rincian tiga rumah di RT 1 dan satu rumah di RT 11.
Korsleting listrik diduga jadi penyebab amukan si jago merah yang membuat panik warga sekitar. Beruntung petugas pemadam kebakaran (damkar) segera tiba di lokasi kejadian sehingga api tidak semakin membesar.
"Saat mendapat laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya disana, api sudah membesar," kata Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kukar Idris kepada Korankaltim.com usai kebakaran.
"Penyebabnya masih diselidiki, diduga korsleting listrik karena api berasal dari atas rumah. Tidak ada korban jiwa," imbuhnya.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar 90 menit karena rumah yang terbakar terbuat dari kayu serta berada di dalam gang yang cukup sempit. Selain empat rumah ada tiga rumah yang rusak berat dan empat rumah rusak ringan.
Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan yang datang meninjau lokasi kebakaran menjelaskan empat rumah yang terdampak langsung dari kebakaran tersebut.
“Rumahnya tidak ada yang habis terbakar cuma beberapa bangunannya hangus dan atapnya habis" kata Erri.
Ada tujuh kepala keluarga kehilangan tempmat tinggal. Rumah yang menjadi awal mula api dalam keadaan kosong. "Tetapi masih didata lebih lanjut lagi untuk memastikannya," paparnya.
Tempat pengungsian warga yang rumahnya terbakar segera didirikan sehingga nantinya akan dijadikan sebagai tempat posko kebakaran.
Editor: Aspian Nur