"Peresmian WTP (Water Treatment Plant) oleh Pak Gubernur kebetulan dan itu sumber dananya APBD 1 peningkatan kapasitas, dari 115 sekarang ditambah lagi 50 liter per detik, jadi 165 per detik, jadi kaitannya ini untuk memaksimalkan layanan kepada 8.200 Sambungan Rumah (SR)," kata Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno didampingi Kasubag Humas Wahono kepada korankaltim.com, Kamis (8/6/2023).
Dengan penambahan kapasitas ini, maka layanan SR yang sebagian melayani wilayah Samarinda sebanyak 3 ribu SR dan sisanya 5 ribu SR ke wilayah Kukar bisa lebih maksimal.
"Memang peningkatan (kapasitas) itu sangat perlu, karena memang untuk menjaga kontinuitas layanan ke pelanggan. Dengan adanya penambahan kapasitas ini tentunya yang tadinya mungkin belum 24 jam, sekarang sudah bisa 24 jam," ungkapnya.
Ia bersyukur upaya bersama dan sinergitas dengan pemerintah provinsi dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih ini bisa dilakukan dengan kerja kolaborasi.
"Alhamdulillah provinsi juga bisa mengalokasikan dananya ke kabupaten ini, kita harapkan keberlanjutan kolaborasi ini, provinsi juga harus peduli untuk percepatan penyediaan terutama pelayanan air bersih. Jadi kerja ini kerja kolaborasi, baik pemerintah pusat, kabupaten maupun provinsi, ini kewajiban kita untuk kerja bersama-sama pemenuhan kebutuhan air bersih," pungkas Suparno.
Editor: Maruly Zainuddin