Sejatinya aksi diduga pencurian itu tidak menyasar barang di dalam rumah dan mungkin bukan barang berharga, melainkan meteran air PDAM atau water meter (MW) dan bukan hanya satu tapi lima buah.
"Saat itu warga mendengar suara air yang mengalir. Ketika dicek ternyata ada beberapa water meter yang hilang dicuri dengan cara dipotong," kata Ketua RT 31 Kelurahan Loa Ipuh, Rama Zakir ditemui Korankaltim.com Selasa (23/5/2023).
Lima WM yang dicuri tersebut letaknya terkumpul di satu titik dan berada di depan gang masuk menuju rumah warga.
Diduga aksi pencurian dilakukan sekitar pukul 2.15 WITA dini hari tadi.
"WM yang dicuri ini model lama, bentuknya besi dan ada kuningan dibawahnya," tambahnya.
Karena air terus mengalir maka warga menghubungi pihak PDAM agar bisa segera ditangani. Segera setelah mendapat laporan, pihak PDAM langsung datang dan memperbaiki pipa sambungan kerumah warga tersebut.
"Sudah diperbaiki dan baru selesai. Itu (WM)-nya diganti oleh PDAM," ujarnya.
Kejadian ini sempat ingin dilaporkan ke polisi namun warga sepakat melaporkan ke pihak PDAM terlebih dahulu. Namun dari informasi yang diterima oleh warga bersama ketua RT kejadian ini rencananya akan dilaporkan langsung oleh pihak PDAM sebagai pihak yang juga dirugikan.
"Selain WM yang dicuri, ada beberapa bukti pendukung lainnya seperti rekaman video CCTV yang sudah kita serahkan kepada pihak PDAM untuk bisa dilaporkan ke pihak berwajib," sebut Rama.
Berdasarkan keterangan sementara yang didapat dari PDAM Tirta Mahakam. Kejadian pencurian WM ini juga terjadi dibeberapa titik, diantaranya di Kelurahan Timbau sebanyak 2 unit dan Kelurahan Maluhu sebanyak 2 unit. Sejak pagi tadi PDAM sudah pergi menuju beberapa titik yang dilaporkan untuk melakukan perbaikan.
Sementara itu, dikonfirmasi kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Tenggarong terkait kejadian pencurian ini. Hingga siang tadi belum ada laporan resmi terkait tindakan pencurian tersebut.
"Sampai saat ini belum ada laporan tapi dari Bhabinkamtibmas Polsek Tenggarong sudah ada turun untuk memantau lokasi kejadian," ucap Kapolsek Tenggarong, AKP Purwo Asmadi.
Pihaknya siap menindak lanjuti laporan yang disampaikan dan akan mengusut kejadian pencurian yang terjadi. Khususnya dengan berkoordinasi dengan pihak PDAM Tirta Mahakam terkait dengan komponen apa yang ada didalam WM yang dicuri ini.
Warga atau PDAM Tirta Mahakam diharapkan bisa melaporkan ke Polsek Tenggarong atau kantor polisi terdekat. Sehingga bisa dengan segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami juga mengimbau untuk seluruh mayarakat bisa meningkatkan kewaspadaan terkait segala jenis tindakan pencurian," jelas Purwo.
Editor: Aspian Nur