Apel yang dihadiri langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah ini dalam rangka meningkatkan kewaspadaan memasuki bulan Ramadan. Yang diikuti hampir seluruh Barisan Relawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) yang ada di Kabupaten Kukar.
"Saya mengapresiasi kegiatan ini, sebagai bentuk meningkatkan kewaspadaan, menjalin hubungan yang solid dan kekompakan bersama relawan yang sudah dibentuk," ucap Edi.
Memasuki bulan Ramadan yang tentunya ada peningkatan intensitas kegiatan masyarakat guna melaksanakan ibadah. Tidak jarang membuat masyarakat lengah dan juga terjadi beberapa musibah seperti halnya kebakaran.
"Dari data selama ini, rata-rata musibah kebakaran permukiman penduduk terjadi karena korsleting atau arus pendek listrik. Serta kelalaian dalam menggunakan atau mematikan peralatan masak dan sebagainya," jelasnya.
Oleh karenanya, Edi meminta BPBD Kukar dan juga seluruh pihak terkait mulai dari kecamatan hingga ketua Rukun Tetangga (RT). Untuk bisa mengingatkan masyarakat dan mengimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada. Terutamanya menjelang masuk bulan Ramadan tahun ini.
"Jadi sama-sama saling mengingatkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tegasnya.
Selain memberikan arahan terkait imbauan bagi masyarakat, Edi meminta BPBD terutamanya unit pemadam kebakaran (damkar) dan juga Balakarcana memastikan kesiapan seluruh peralatan yang ada. Sehingga tidak ada lagi kendala yang dihadapi saat peralatan tersebut dibutuhkan.
"Semua harus sudah siap dan standby, tidak ada lagi nanti rusak, macet atau lainnya. Untuk itu apel ini juga sekaligus memastikan peralatan yang ada di BPBD maupun Balakarcana," tutupnya.
Apel tersebut ditutup dengan dihidupkannya mesin pompa air dari seluruh Balakarcana yang hadir. Guna memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik dan siap digunakan ketika saatnya dibutuhkan.
Editor: Rusdianto