Diketahui sekolah tersebut terbakar pukul 16.00 WITA pada Minggu (5/3/2023) sore kemarin. Adapun yang terbakar adalah ruang gudang penyimpanan barang-barang rusak seperti kursi, meja dan matras yang lokasinya berada disebelah kanan dari gedung sekolah.
Kepolisian Sektor (Polsek) Samboja masih menunggu tim Inafis dari Polres Kutai Kartanegara juga Polda Kalimantan Timur. "Masih dalam proses lidik untuk mengetahui penyebab kebakarannya. Masih tunggu tim Inafis," kata Kapolsek Samboja AKP Yusuf melalui Kanit Reskrim Polsek Samboja Ipda Sugiyono saat dihubungi Korankaltim.com Senin (6/3/2023) sore tadi.
Saat terjadi kebakaran, seorang warga bernama Harianto melihat adanya asap putih yang keluar dari satu ruang sekolah. "Dia kemudian menghubungi pihak sekolah dan juga berteriak meminta bantuan warga sekitar karena api semakin membesar," tambahnya.
Dalam sekejap api pun merambat melalui atap bangunan sekolah dan melalap sebanyak 8 ruang bangunan kelas. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 WITA setelah petugas damkar Kecamatan dan Polsek Samboja datang membantu memadamkan api.
"Tidak ada korban jiwa, kerugian mencapai Rp1 miliar. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut," sebut Sugiyono.
Editor: Aspian Nur