“Kegiatan ulang tahun 15 Februari ada dua, yaitu pemutaran film dan pertunjukan teater. Yayasan Lanjong dipentaskan malam jam 8 di Ladaya, nonton film pendeknya di Pendopo Ramlah, untuk pentas teaternya di Amphitheater. Jadi nanti orang masuk nonton dulu di pendopo bergeser ke Amphitheater untuk menonton pertunjukan teater,” kata Kosis, kemarin.
Bagi penikmat seni yang erat dengan kearifan lokal, tentu sudah menantikan pertunjukan yang ditampilkan oleh anak-anak Yayasan Lanjong ini. Karena seperti diketahui bersama, Yayasan Lanjong sejauh ini masih eksis dalam menyalurkan minat dan bakat putra-putri asli daerah untuk berseni peran ataupun seni tari dan lainnya.
Agar bisa menonton pertunjukan dalam rangka perayaan HUT Yayasan Lanjong ini, masyarakat bisa membeli tiketnya baik langsung ke lokasi pada saat pelaksanaan yakni di Ladaya ataupun bisa memesan terlebih dahulu atau pre-sale.
“Harga tiket pre-sale (memesan) 21 ribu, untuk on the stage atau di hari H 30 ribu. Tiket bisa dipesan melalui kontak person Nesa 0812 5547 3357. Kenapa kita tiketing ini juga untuk mengedukasi ke masyarakat bahwa pertunjukan teater itu sebagai apresiasi kepada pelaku seni, ya sudah seharusnya diapresiasi,” tegasnya.
Dipilihnya Ladaya, Kosis menegaskan sebagai wujud kepedulian Yayasan Lanjong dalam mempromosikan salah satu obyek wisata andalan yang ada di Kota Raja tersebut.
“Untuk usia Ladaya sendiri delapan tahun, kan sejak 2015 dibangun, kita laksanakan di Ladaya ya sekaligus untuk mempromosikan wisata juga,” pungkasnya.
Editor: Rusdianto