Balita yang tinggal bersama orang tuanya di Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut terakhir kali terlihat sekitar pukul 15.00 WITA saat sedang bermain di belakang rumah. Namun beberapa saat kemudian bocah malang itu sudah tidak terlihat dan meninggalkan mainannya.
Pihak keluarga bersama warga sekitar pun langsung melakukan pencarian hingga Kamis (19/1/2023) pagi. Tapi usaha belum membuahkan hasil. Sehingga kejadian ini pun dilaporkan kepada Basarnas Kaltim untuk meminta bantuan pencarian.
"Usai menerima laporan, kami langsung kirimkan tim untuk memulai proses pencarian. Begitu juga Unit Siaga SAR Samarinda yang langsung ke lokasi kejadian," ucap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta pada Kamis (19/1/2023).
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar yang juga menerima laporan langsung mengirimkan tim guna membantu proses pencarian.
"Sudah kami berangkatkan dan tim sudah tiba untuk bergabung. Sampai di sana langsung berkoordinasi dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian pada sore ini tadi," kata Kepala Pelaksana (BPBD) Kukar, Fida Hurasani.
Pencarian yang dipimpin oleh Basarnas Kaltim ini menyisir bagian permukaan dan juga menggunakan peralatan sonar dengan radius 15 meter. Namun, hingga Kamis sore, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil.
"Kami hentikan sementara karena sudah sore dan hanya melakukan monitoring pada malam hari. Selanjutnya upaya pencarian akan dilakukan lagi pada Jumat (20/1/2023) besok pagi sekitar pukul 06.30 WITA," kata Kepala Unit Siaga SAR Samarinda, Riqi Effendi.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi