Kejadian ini bermula saat motor Honda Vario Warna Hitam No. Pol KT 6300 U yang di kendarai Anuar dari arah Kota Bangun menuju arah Desa Liang dengan kecepatan tinggi. Saat di tempat kejadian, motor tersebut berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.
"Namun dari arah berlawanan ada mobil Honda Brio warna Merah KT. 1636 OF yang dikemudikan oleh Saudara Heru Kristiana (36) dari arah Desa Loleng yang akan belok ke kanan menuju toko elektronik. Karena sudah terlalu dekat jaraknya, kecelakaan pun tak terelakkan," jelas Kapolsek Kota Bangun, Iptu Agus Fitriyadi yang dihubungi pada Minggu (15/1/2023).
Iptu Agus menjelaskan, bahwa kecelakaan ini terjadi di jalan yang minim penerangan dan cuma berasal dari rumah warga. Ditambah dengan motor yang dikendarai dalam keadaan tidak memakai lampu sorot dan hanya menggunakan bohlam yang digantung kabel.
"Untuk korban luka berat dibawa ke Rumah Sakit Dayaku Raja Kota Bangun untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," tegasnya.
Mengantisipasi hal yang sama terjadi, Polsek Kota Bangun pun akan memasang spanduk imbauan di tempat kejadian. Sekaligus melaksanakan kegiatan patroli pada jam yang rawan terjadi kecelakaan.
Sementara itu, menanggapi beredarnya video yang memperlihatkan korban kecelakaan hingga menyebabkan korban meninggal dengan kondisi otak berceceran. Kapolsek Kota Bangun ini dengan tegas mengatakan bahwa hal tersebut tidak ada.
"Kalau semalam ada kecelakaan memang benar, tapi tidak sampai seperti itu. Jadi kalau bilangnya itu video kecelakaan semalam di Kota Bangun, hoaks itu," tandasnya.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi