BPBD mengimbau masyarakat sekitar dapat meningkatkan kewaspadaan dan memerintahkan anggota BPBD Kukar untuk turun ke lokasi guna memberikan bantuan juga bersiaga terhadap potensi bencana seiring meningkatnya ketinggian air.
"Apalagi dari prakiraan BMKG, cuaca ekstrem akan mencapai puncaknya pada bulan Desember ini. Sehingga kewaspadaan terhadap bencana yang terjadi harus lebih ditingkatkan," sebut Fida.
Sementara itu, dari pantauan tim BPBD Kukar yang sudah berada di lokasi sejak Sabtu (3/12/2022) kemarin malam, setidaknya ada 9 desa yang dilaporkan sudah tergenang air serta ada beberapa titik yang terpantau dan menjadi catatan akan terjadi peningkatan ketinggian air.
Desa yang mulai tergenang banjir ini diantaranya adalah Desa Long Beleh Haloq, dimana air masih menggenangi badan jalan RT 1 - 6 dan areal perkantoran desa dengan ketinggian air 15 cm - 70 cm.
Kemudian Desa Pulau Pinang dengan ketinggian air 15 - 50 cm, Desa Perdana dengan ketinggian air sekitar 5 - 70 cm, Desa Bukit Layang dengan ketinggian air sekitar 10 - 75 cm.
Selanjutnya Desa Kelekat, Desa Hambau dan Desa Loa Sakoh dengan ketinggian air sekitar 5 - 60 cm. Serta Desa Muai dan Desa Genting Tanah yang ketinggian airnya sekitar 5 - 85 cm.
Selain itu beberapa titik yang diperkirakan akan terus mengalami peningkatan debit dan ketinggian air diantaranya meliputi Jalan Poros Kembang Janggut - Hambau, Jalan Poros Kelekat - Bukit Layang, Jalan Poros Bukit Layang - Desa Perdana, Jalan Poros Desa Pulau Pinang - Desa Long Beleh Haloq.
"Semoga curah hujan di wilayah Tabang tidak terus tingg dan kondisi cuaca terakhir sekitar pukul 07.00 pagi tadi di Kembang Janggut pada pagi ini juga sedang diguyur hujan meskipun tidak terlalu deras," imbuhnya.
"Sampai saat ini tidak ada ditemukan bencana lainnya seperti pohon tumbang dan longsor oleh tim. Tetap kami akan pantau perkembangannya lebih lanjut dan telah mensiagakan anggota disana bersama beberapa peralatan yang dibutuhkan seperti perahu beserta mesinnya untuk evakuasi jika diperlukan ," pungkas Fida.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur