"Dalam kegiatan ini diberikan materi terkait pengelolaan dan pengembangan guru Al-Qur'an. Dimana hal tersebut untuk meningkatkan kualitas guru," kata Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Kukar, Ahmad Zainuri pada Minggu (6/11/2022).
Dijelaskannya bahwa kualitas guru ini sangatlah penting, bukan hanya untuk output ataupun keberhasilan para santri. Tetapi juga untuk mengajak masyarakat agar bisa tergugah untuk belajar Al-Qur'an secara serius dengan metode tilawati dari guru yang sudah berkompeten.
"Tentunya ini juga sejalan dengan program Pemerintah Daerah, Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang berjalan di 18 kecamatan. Agar program tersebut bisa berjalan dengan baik maka dibutuhkan guru Al-Qur'an yang terukur dan terarah," tambah Zainuri yang juga menjabat Direktur Eksekutif Tilawati Education Center Cabang Istimewa Tenggarong.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti standarisasi dan pelatihan ini berjumlah 33 peserta yang merupakan perwakilan atau delegasi dari 20 lembaga. Dilaksanakan di gedung MUI Tenggarong dan berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (5-6/11/2022).
"Guru Al-Qur'an memang saat ini dibutuhkan di 18 kecamatan diwilayah Kukar. Untuk itu kedepannya akan terus kita lanjutkan agar guru Al-Qur'an bisa berkembang baik dan signifikan. Dengan mengusung tema, Meng Al-Qur'an kan masyarakat dan memasyarakatkan Al-Qur'an," pungkasnya.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi