Ketua Forum Pemersatuan Guru PPPK (FPGP3K) Kalimantan Timur Ambo Alang mengungkapkan, keterlambatan pembayaran TPP untuk PPPK saat ini sudah empat bulan yang belum dicairkan.
“Untuk TPP PPPK se Kaltim empat bulan belum cair, untuk pemberian TPP sendiri semua PNS sudah dapat tapi kemudian kok ASN untuk PPPK belum dapat, kabarnya sih masih menunggu pergub sehingga belum terealisasi, cuma untuk TPP ini kan memang dari daerah (anggarannya), tapi kok ada perbedaan misal ASN PNS sudah dapat tapi PPPK belum dapat,” ungkap Ambo kepada korankaltim.com, Kamis (13/10/2022).
TPP untuk para guru PPPK ini terjadi pada pendidikan menengah (Dikmen). TPP yang dirata-ratakan perorang ini mendapatkan sebesar Rp3,3 juta setiap bulannya, tentu menjadi harapan utama bagi para guru-guru di Kaltim yang berstatus PPPK. “Padahal itu saja yang diharap, sama saja pada dasarnya seperti kawan-kawan PNS, SK itu kan sudah banyak masuk di Bank, jadi harapan mereka untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya ya berharap di TPP. karenakan mungkin banyak teman-teman yang belum punya rumah, SK nya dimasukkan di bank untuk membangun rumah juga untuk anak-anak sekolah, jadi harapan mereka untuk makan sehari-hari ya TPP itu,” sebutnya.
Total PPPK Kaltim tingkat Dikmen dari tahap 1 dan 2 berjumlah 1.170 orang. “Dan kawan-kawan yang jumlahnya seribu seratus lebih ini semuanya selama 4 bulan ini belum cair TPP nya, tolong pemerintah bersikap adil, jangan hanya PNS saja yang diperhatikan,” tutup Ambo.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur