"Terima kasih atas partisipasi pemerintah daerah dan seluruh masyarakat sehingga Erau Adat Pelas Benua tahun 2022 bisa berjalan dengan lancar," ucap Yang Mulia Sultan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Adji Muhammad Arifin.
Ssementara Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura, Raden Heriansyah mengatakan, pusaka Sangkoh Piatu atau Tiang Ayu yang selama tujuh hari dan tujuh malam didirikan di tengah ruang Stinggil Keraton Kutai Kartanegara ing Martadipura kembali direbahkan pada posisinya semula.
"Merebahkan atau menidurkan Tiang Ayu ini merupakan simbol penutup dari kegiatan Erau," kata Raden Heriansyah.
Dengan telah dilaksanakannya ritual penutup ini maka berakhirlah sudah seluruh rangkaian Erau Adat Pelas Benua tahun 2022 yang dilaksanakan sebagai tradisi dan juga upaya melestarikan adat istiadat dan budaya Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura di tengah berkembangnya zaman sekarang ini.
"Ke depannya (Erau) bisa lebih ditingkatkan dengan kontribusi serta partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam upaya mempertahankan nilai-nilai budaya dan adat," tambahnya.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Maruly Zainuddin