"Kami mengundang relawan yang ada untuk berpartisipasi dalam kegiatan Belimbur ini khususnya untuk menyediakan air bersih dibeberapa titik atau lokasi yang sudah ditentukan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kukar Edy Mardian kepada Korankaltim.com Jumat (30/9/2022) hari ini.
Fasilitasi air bersih ini dipersiapkan agar tradisi Belimbur di Erau yang dilaksanakan tidak menggunakan air dari sumber lain yang tidak diketahui dari mana asalnya serta membantu menjaga ketertiban tradisi Belimbur bersama dengan aparat keamanan lainnya. "Jadi tidak menggunakan sembarang air, sehingga berjalan dengan tertib dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan," tegasnya.
Penyediaan air bersih rencananya mulai dilakukan malam nanti, dimana BPBD mengerahkan 5 unit kendaraan untuk memfasilitasi air bersih yang akan mengisi drum-drum air yang nantinya akan disiapkan.
Selain itu untuk satuan relawan yang dikerahkan nantinya berjumlah sekitar 19 satuan, ditempatkan di titik-titik mulai dari jalan Mayjen Soeparman, jalan Diponegoro, K.H Akhmad Muksin hingga jalan Wolter Monginsidi di sekitar kawasan Jembatan Kukar. "Kami siapkan juga tim SAR untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," jelas Edy.
Rencananya tradisi Belimbur ini akan dimulai saat sirene mobil BPBD Kukar yang berada di Museum Mulawarman dibunyikan, diikuti oleh mobil relawan lainnya yang juga standby di titik-titik yang sudah ditentukan, berlangsung dari pukul 11.00 hingga pukul 14.00 yang tentunya mengikuti acara adat dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur