Noto Igomo adalah gelar yang diberikan oleh Sultan Aji Muhammad Alimuddin. Gelar tersebut adalah gelar tertinggi yang diberikan pihak kesultanan karena jasa-jasanya dalam mengembangkan agama Islam.
Ketua panitia yang juga Ketua Yayasan Pangeran Noto Igomo Tenggarong, Habib Aulia bin Yahya mengatakan, rencana haul ke-79 Pangeran Noto Igomo ini dilaksanakan selama dua hari yakni Sabtu-Minggu (1-2/10/2022).
“Puncaknya tanggal 2 Oktober hari Minggu pagi, cuma rangkaian acara dari tanggal 1 dan tanggal 2. Hari Sabtu tanggal 1 itu, malam Minggu kita khataman Quran, kemudian kita membaca Qasidah Burdah dengan ceramah yang Insya Allah akan disampaikan Habib Muhammad Al Athos. Sementara hari Minggu tanggal 2 ceramah akan diisi oleh Al Mukarrom Al Habib Muhammad Bin Husein Al Habsyi dari Solo dan KH Bisyrul Khafi dari Kuaro,” kata Habib Aulia kepada korankaltim.com, Minggu (11/9/2022).
Minggu paginya tepatnya pukul 07.30 WITA langsung dilaksanakan acara puncak yakni haul Pangeran Noto Igomo beserta para Sultan Kutai Kartanegara yang dipusatkan di Makam Kelambu Kuning, Jalan AM Alimuddin, Kelurahan Melayu, Tenggarong.
“Jam 07.30 sudah mulai, sementara untuk tamu-tamu yang hadir semisal pak bupati dan pejabat pemerintahan akan dilakukan silaturahmi dan jamuan pagi di base camp panitia pelaksana tepatnya di Jalan Gunung Gandek Tenggarong dan Insya Allah jam 08.00 langsung sama-sama berangkat ke makam sampai selesai. Seluruh rangkaian kegiatan memang berpusat di Makam Kelambu Kuning,” ungkapnya.
Haul ini merupakan yang perdana pasca pandemi Covid-19. Pada tahun sebelumnya, ketika sedang pandemi, haul tetap dilaksanakan tapi secara parsial terutama di majelis-majelis salawat dan taklim di Tenggarong.
Habib Aulia menegaskan untuk haul kali ini bersamaan juga dengan agenda besar di Kukar yakni tradisi adat berlimbur Erau. Oleh karena itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengikuti haulan diharapkan bisa hadir sejak pagi.
“Bisa datang lebih awal supaya tidak kena siram dan segala macam persiapan kemarin juga kita sudah koordinasi dengan pihak kesultanan, Insya Allah sama-sama berjalan dan beliau kemudian menyarankan untuk berkoordinasi dengan Kapolres, Dandim dan Alhamdulillah kami sudah bertemu dengan Kapolres, beliau mendukung kegiatan kita jadi Insya Allah rekayasa lalu lintas-nya teknisnya siap didukung oleh pihak Polres Kukar,” pungkas Habib Aulia.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Maruly Zainuddin