Prioritas pembangunan ini dikatakannya setelah dilakukan evaluasi terhadap program yang sempat macet dilakukan karena berbagai kendala. Mulai dari kendala yang sifatnya administratif maupun yang sempat berkaitan dengan hukum.
"Satu diantaranya terkait pembangunan patung naga yang selama tiga tahun terakhir mengalami persoalan administratif dan juga hukum. Kami terima masukan dari masyarakat dan berbagai tokoh untuk kelanjutannya seperti apa," jelas Edi.
Beberapa pembangunan yang sempat digelar namun macet kelihatannya mudah untuk dilaksanakan kembali. Tapi ada beberapa hal-hal yang tidak bisa ditinggalkan dalan melanjutkan pembangunan-pembangunan tersebut.
"Misalnya ada catatan-catatan khusus dari BPK yang harus kami urai terlebih dahulu. Ini membutuhkan proses sehingga nantinya pembangunan di era sekarang bisa diwujudkan dengan baik," ungkap Edi.
Dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah ini dilakukan dengan berbasis hasil kesepakatan dengan masyarakat. Jadi apa yang masyarakat, sampaikan, butuhkan dan inginkan akan menjadi masukan untuk bisa dijabarkan dalam pembangunan.
"Terima kasih atas dukungan, doa dan kritik yang membangun ataupun sebaliknya. Pemerintah daerah akan terus berupaya membawa pembangunan yang lebih baik lagi kedepannya bagi masyarakat," pungkas Edi.
Penulis : M Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur