
"Kami harapkan bisa ramai seperti Haul Abah Guru Sekumpul. Karena tamu dari Jawa dan Banjar akan hadir. Ini haul Musnid Dunia, artinya beliau ini adalah tokoh ulama internasional yang merupakan gurunya dari Gusdur (Kyai Haji Abdul Rachman Wahid, mantan Presiden RI), UAS, juga guru dari Abah Guru Sekumpul dan murid beliau yakni pendiri pesantren Pamangkih Mahfudz Amin yang bulan ini juga dilakukan acara haulnya,” kata Chatab Kamis (11/8/2022) pagi tadi.
Haul direncanakan diiringi nasyid, dihadiri juga Lembaga Pencatatan Nasab Shahih Ahlulbait yakni dari Asyraf Azmatkhan Ahlulbayt Internasional (A3I), Salatin Asyrof Az-Zahra, Perkumpulan Ukhuwah Angkatan Muda, Pejuang Islam Nusantara, lembaga pencatatan dari Nashab Bontoalah Alaydrus juga ulama tamu undangan baik Bupati Kukar, pimpinan Nahdlatul Ulama juga Zuriyat daripada Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Datu Kalampayan.
Sebagai informasi Syekh Muhammad Yasin adalah ahli sanad hadist, ilmu falak, bahasa Arab, dan pendiri Madrasah Darul Ulum Al-Diniyyah, Mekkah. Beliau merupakan putra ulama terkenal, Syekh Muhammad Isa Al-Fadani asal Padang, Sumatra Barat.
Selain aktif mengajar, Syekh Muhammad Yasin juga rajin menulis kitab. Jumlah karyanya mencapai 97 buku, diantaranya 9 buku tentang ilmu hadist, 25 buku tentang ilmu dan ushul fiqih, serta 36 buku tentang ilmu falak. Buku-bukunya banyak dibaca para ulama dan menjadi rujukan lembaga-lembaga Islam, pondok pesantren, baik itu di Arab Saudi maupun di Asia Tenggara. Kitabnya yang paling terkenal: Al-Fawaid al-Janiyyah, menjadi materi silabus dalam mata kuliah ushul fiqih di Fakultas Syariah Al-Azhar Kairo Mesir sampai saat ini.
“Kami sebagai keturunan langsung beliau, yakni cicit-nya ingin memperingati semua jasa-jasa beliau lewat haul ini. Haul ini insya Allah bisa berlangsung berkat dukungan Shohibul Bait HM Indra dan penceramah dari Tuan Guru Akhmad Dzukhrani dengan pembacaan manaqeb daripada Syekh Yasin Bin Syekh Isa oleh Tuan Guru Al Habib Juhdi Al Azmatkhan Al Banjari sebagai murid beliau," paparnya.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur