
SRU I Tim SAR Gabungan melakukan pencarian menuju ke arah selatan dengan jarak 5 kilometer dari posisi bivak. SRU II Tim SAR Gabungan melakukan pencarian yang dicurigai ditemukan puntung rokok arah utara sejauh 2 kilometer arah posko. SRU III Tim SAR Gabungan melakukan pencarian mengikuti alur sungai kecil menuju PT. Hutani Surya Jaya.
Adapun semua unsur yang terlibat ialah Rescue Unit Siaga SAR Samarinda, BPBD Kukar, Polsek Sebulu, Camat Kecamatan Muara Kaman, Babinkantibmas Muara Kaman, Babinsa Muara Kaman, Tim Reaksi Cepat (TRC) Perusahaan Maju Kalimantan Hadapan (MKH), Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA), warga Desa Puan Cepak, keluarga korban dan masyarakat.
“Hilangnya korban terjadi pada Kamis (28/7/2022) pukul 13.00 WITA dengan perkiraan lokasi kejadian (LKP) : 0°06'04.2"S 116°58'49.8"E," kata Melki.
Kejadian ini berawal pada Kamis pagi sekira pukul 10.00 WITA, Makpong dan istrinya, Rinda berada di Pondok Kebun Desa Puan Cepak dan sedang berkebun. Sekitar pukul 11.00 WITA, Rinda sudah tidak melihat lagi keberadaan suaminya, karena tidak kunjung kembali, Rinda yang panik menghubungi kerabat menyampaikan Makpong hilang di hutan.
Selanjutnya, sekitar pukul 20.00 WITA berkumpul 10 orang di rumah Rinda untuk mencari Makpong, sekitar pukul 21.00 WITA rombongan tiba di Pondok Kebun lalu tujuh orang menyusul masuk ke dalam hutan, sedangkan sisanya tiga orang menunggu di Pondok Kebun.
Tujuh orang yang masuk ke dalam hutan sempat berkomunikasi dengan orang yang di pondok dan Makpong. Sampai dengan pukul 01.00 Jumat (29/7/2022) dini hari semua komunikasi terputus baik komunikasi ke Makpong maupun komunikasi dengan tujuh orang yang menyusul masuk ke dalam hutan.
Namun tujuh orang yang melakukan pencarian dilaporkan telah kembali dengan kondisi kelelahan, sementara korban Makpong belum ditemukan hingga pencarian hari ke empat ini.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah