Keikhlasan dan kesabaran Nabi Ibrahim AS untuk mengorbankan anaknya Nabi Ismail yang saat itu masih berusia tujuh tahun diceritakan dalam ceramahnya pagi tadi. "Proses tersebut sebagai kerelaan seorang hamba dalam menjalankan perintah dan ujian dari Allah SWT," ujar Nasir.
Ada empat hikmah yang disampaikan dalam khutbah yang disampaikan tersebut, pertama kegigihan seorang hamba dalam menjalankan perintah Allah, kedua keikhlasan seorang hamba terhadap perintah dan ujian yang diberikan oleh Allah, ketiga kegigihan setan dalam menggoda keimanan seorang dan keempat hikmah pemotongan hewan qurban yang merupakan representasi nilai ibadah melalui makanan yang baik dan halal.
Usai salat, Agus Dwirijanto langsung memimpin kesiapan anggota dalam layanan kunjungan dan menegaskan agar dalam pelaksanaan tugas ini berdasarkan pada surat edaran dari direktorat jenderal pemasyarakatan tentang layanan kunjungan terbatas. “Berilah pelayanan yang terbaik dan humanis terhadap masyarakat," kata Agus kepada anak buahnya.
Agus juga menegaskan agar dalam pelaksanaan layanan ini tidak terdapat praktek pungutan liar (pungli). "Saya pastikan akan menindak tegas jika terdapat laporan dan terbukti adanya praktek pungli," tegasnya.
Pemberian layanan kunjungan tatap muka pada Lebaran Iduladha sebagai bentuk kepedulian dan kebijaksanaan pihak Lapas Kelas II A Tenggarong dalam mendukung program direktorat jenderal pemasyarakatan yang semakin pasti melayani, hanya berlaku hari ini saja sampai pukul 15.00 WITA.
Tahun ini Lapas Kelas II A Tenggarong mendapat tujuh ekor sapi dan tiga ekor kambing untu dikurbankan.
"Seluruh hewan kurban tersebut sumbangan dari Kejaksaan Negeri Kutai Barat, Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara, Polres Kutai Kartanegara, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, PT. ARB Kukar dan dari masyarakat," ucap Agus.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur