
"Harapannya penyaluran hewan qurban tersebut memiliki nilai yang multiefek, yakni efek sakralitas ibadah dapat diraih, efek solidaritas sosial kepada kalangan dhuafa dapat ditunaikan dan efek nilai akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Aji.
Masyarakat diharapkan bisa merasakan atmosfer semangat pembangunan yang tengah digalakkan oleh pemerintah untuk mencapai visi misi mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dan berbahagia.
Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan yang juga Pimpinan Ponpes Nurul Islam Tenggarong Seberang jadi khatib dalam salad Ied di masjid ini. Dalam ceramahnya, Abdul Hanan menyampaikan banyak makna yang bisa diresapi dan diimplementasikan setiap perayaan Iduladha yaitu ketaatan kesabaran dan keimanan kuat yang dicontohkan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan juga Nabi Ismail.
Iduladha ini mengajarkan berbagi kebahagiaan bersama orang-orang kurang beruntung dari segi ekonomi.
"Memberikan dan membagi-bagikan daging untuk saudara kita sebagai bentuk keimanan pengorbanan dalam bentuk apapun yang didedikasikan untuk mengharapkan ridha Allah. Di tanah suci juga saudara kita sedang menunaikan rukun Islam yang ke lima. Banyak makna yang mendalam, yang bisa diresapi dan rasakan. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah dan saudara-saudara kita yang pada hari raya ini tidak bersama-sama lagi karena sudah dipanggil lebih dulu oleh Allah, semoga diampuni semua dosa-dosanya dan ditempatkan di surganya Allah," papar Abdul Hanan.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur