Sebagai informasi, Pemkab Kukar berencana menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung PGRI di Desa Margahayu Kilometer 19 Kecamatan Loa Kulu. Edi mengungkapkan dari seluruh rangkaian kegiatan pagi ini merupakan bagian kerja bersama untuk meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kukar.
Kepada 612 guru yang hari ini telah diserahkan SK PPPK secara simbolis, Bupati mengucapkan selamat dan berpesan agar tetap terus berjuang memperjuangkan kawan-kawan guru lainnya yang hingga saat ini masih berstatus tenaga honor.
“Pesan saya terus berjuang, karena masih ribuan teman-teman honorer tersebar di 193 desa 44 kelurahan. Ini kan baru 600-an, jadi bersyukur teman-teman yang masuk di 600-an ini, tapi yang sangat penting bagaimana merubah budaya kerja dan pola pikir, misal dulu masih honor malas-malasan kerja dengan berubahnya status ini maka perbaiki itu, ya hal-hal seperti inilah,” pesannya.
Salah satu visi misi Kukar Idaman ialah peningkatan pembangunan sumber daya manusia adalah berakhlak mulia, unggul dan berbudaya serta berdaya saing, untuk hal ini tentu wajib melibatkan rekan-rekan di majelis ulama, serta secara konsisten menerapkan program GEMA (Gerakan Etam Mengaji) dan gerakan membaca kitab untuk umat keyakinan lainnya.
Diharapkan nanti agar bagaimana SDM Kutai Kartanegara itu kompetensinya tidak hanya pada pendidikannya dan keterampilan saja tapi juga basisnya spiritual dan keagamaan. Ini yang sangat penting, Edi melanjutkan kalau ini berkeseimbangan, maka kemajuan Kukar terletak pada sumber daya manusianya.
“Hari ini memang kita unggul di sumber daya alam yang tak terbarukan itu yang nantinya akan habis, jadi persiapan inilah strategi untuk Sumber Daya Manusia yang mampu unggul dan bersaing,” demikian Edi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah