Juru parkir ini kemudian melawan balik, hingga terjadi pertikaian. Mereka berdua berusaha dilerai oleh Beberapa orang yang melihat pertikaian itu.
Video CCTV tersebut seakan menggambarkan aksi pencurian yang digagalkan oleh seseorang. Namun nyatanya itu adalah murni perkelahian.
Hal ini diungkapkan oleh penjaga konter tempat juru parkir tersebut numpang mengisi daya ponselnya yang akrab dipanggil warga pasar dengan sebutan Acong. Kejadiannya berlangsung Selasa (17/5/2022).
"Kalau masalah pencurian sih nggak, dia (jukir) ngecas HP di sini, jadi ketika ngecas HP, lawannya datang langsung mukul," ungkap Acong kepada Korankaltim.com, Rabu (18/5/2022).
Diketahui, nama Jukir tersebut adalah M Hafid (19). Pada saat kejadian, Acong mengaku dirinya sedang tidak ada di konter itu untuk pergi karena suatu urusan. Hal ini baru diketahuinya setelah kejadian tersebut berlalu. Soal siapa yang memukul Jukir ini, Acong mengaku tidak mengetahui identitasnya.
"Kalau yang memukul ini nggak tau sudah entah ke mana, gak tau lagi sesudah itu," ungkapnya.
Hari ini korban tidak bertugas di sekitar lokasi setelah kejadian itu. Menurut Acong, dia biasa bertugas saat siang hari.
Kapolsek Tenggarong AKP Yasir membenarkan kejadian itu, pelakunya bernama Ahmad Reyza (17). Usai kejadian, korbannya dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka robek di kepala akibat dipukul menggunakan sokbreker.
Sementara pelakunya diamankan oleh Opsnal Polres Kukar, kemudian diserahkan ke Polsek Tenggarong. Menurut Yasir, pelaku adalah seorang penjaga konter HP di kawasan itu. Motif perkelahian ini disebutkannya karena masalah parkir di hari sebelumnya.
"Yang mukul ini naik ke motor, ngegas-ngegas (menggeber), kemudian ditegur sama tukang parkir itu. Sempat beradu mulut terus dibilang nanti awas kamu, besoknya baru dipukul yang negur," ungkap Yasir.
Pelakunya sendiri tidak ditahan, dan masalah ini telah berujung damai. Yasir mengungkapkan, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.
"Jadi keluarga kedua pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan," tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah