Ketua RT 7 Kelurahan Timbau, Evi Ratna mengungkapkan, air pertama kali menggenangi kawasan Gang Waduk sekitar pukul 18.30 WITA. Ketika azan Magrib air bah tiba-tiba turun dari dataran yang lebih tinggi membanjiri kawasan tersebut.
Sepeda motor warganya bernama Halimah yang terparkir di pinggir jalan sampai hilang diterjang banjir tersebut dan kini masih belum diketahui keberadaannya.
"Orang kan panik segala nih, karena air itu deras, akhirnya motor itu tenggelam. Kita juga nggak bisa apa-apa. Mau menyelamatkan juga enggak mungkin," ungkapnya kepada Korankaltim.com.
Air di Gang Waduk sudah mulai surut, menyebar merata ke titik kawasan di bawahnya seperti jalan AP Mangkunegara dan Belida. Menurutnya, banjir ini tak lain karena guyuran hujan berjam-jam sejak sore.
Di jalan AP Mangkunegara, air merendam titik yang paling rendah tepat di kawasan simpang tiga. Sepeda motor dipastikan tidak bisa melaluinya karena ketinggiannya mencapai paha orang dewasa. Beberapa rumah, warung makan dan bengkel yang ada di kawasan tersebut ikut terendam.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah