Luapan air ke jalan membuat jalan yang biasanya dua jalur harus jadi satu jalur karena mereka yang melintas menghindari genangan yang cukup dalam di satu sisi jalan.
Seorang warga yang bermukim di Jalan AP Mangkunegoro kawasan di bawah Kantor Bapenda Kukar, Nurhadi, mengatakan keluarganya tidak bisa kemana-mana lantaran kiri kanan dan depan kawasan rumahnya tergenang air yang cukup tinggi.
"Hujan deras mulai jam lima sore tadi, kawasan jalan sini terpaksa ditutup dan kami juga tidak bisa kemana-mana ini, tinggi sepaha orang dewasa, kendaraan mobil yang kami parkir juga tidak bisa kami gerakkan," ujar Nurhadi Senin malam (16/5/2022) malam ini.
Akibat banjir ini, banyak juga arus lalu lintas yang terpaksa dialihkan, khususnya bagi pengendara yang datang dari arah Bukit Biru turun ke Jalan Pesut, banyak yang dialihkan melalui Jalan Belida.
Jalan Belida sendiri sudah terendam, tak hanya itu, kawasan Jalan Aji Masnandai juga seluruh badan jalan sudah terendam air meskipun masih tetap bisa dilalui oleh kendaraan bermotor.
"Semoga saja lekas surut karena kalau dilihat dari derasnya aliran dari arah SMA 2 ini sepertinya air akan terus meluap, masih deras alirannya dari arah atas meluap ke gorong-gorong dan tumpah ke jalan sehingga terus mengarah ke Jalan AP Mangkunegoro yang berada lebih rendah dari Jalan Pesut," papar Nurhadi.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur