Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pela Alimin kepada Korankaltim.com Jumat (6/5/2022) hari ini menjelaskan, prestasi ini merupakan pencapaian terbaik mereka, setelah di tahun 2021 lalu mereka hanya berhasil lolos di 100 besar ajang yang sama.
Setelah dilakukan perbaikan diantaranya pengisian dan kelengkapan dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Akta Notaris, Desa Pela berhasil masuk 50 besar di tahun ini.
"Di Kaltim ada 13 desa yang masuk di 500 besar. Berau saja ada sembilan (desa), di 300 besar sisa 4 saja lagi," papar Alimin.
Padahal Berau memiliki alam yang sangat menunjang bagi pariwisata. Namun ternyata itu tidak berpengaruh signifikan terhadap penilaiannya, melainkan tata kelola dan seberapa besar pengaruh desa wisata terhadap perputaran ekonomi masyarakat desa, kekompakan anggota Pokdarwis dan kelestarian lingkungannya.
"Keunggulan kami ada di pelestarian lingkungan, menjaga Pesut supaya jangan punah. Kedua, tidak lagi membuang sampah sembarangan karena Pesut itu bisa makan sampah," sebutnya.
Karena masuk dalam 50 Besar Desa Wisata terbaik di Tanah Air, maka Sandiaga Uno akan mendatangi Desa Pela dan pihak desa bersiap melakukan peningkatan-peningkatan dari segi lingkungan dan homestay.
Setelah Lebaran usai informasi lanjutan akan diterima pihak desa. Kemungkinan juri terlebih dahulu bakal mendatangi Wisata Desa Pela sebelum menteri datang.
"Juri dulu ke lapangan, melihat persiapan apa saja yang dipersiapkan, setelah itu mereka kembali ke Jakarta dan menentukan kapan menteri datang," pungkas Alimin.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Aspian Nur